Cari di Blog Ini

Thursday, June 21, 2012

Laporan Praktikum Osmosis

OSMOSIS

A.    Tujuan :
Membuktikan peristiwa osmosis
B.     Landasan Teori :
Transportasi sel dibagi menjadi dua yaitu transportasi aktif dan transportasi pasif. Transportasi aktif yaitu transportasi lintas membran menggunakan energi yang berupa ATP. Transportasi ini memerlukan energi karena transportasi ini melawan gradien konsentrasi. Sedangkan transportasi pasif tidak membutuhkan energi karena hanya menuruni gradien konsentrasi.
Transportasi pasif dibedakan menjadi tiga yaitu difusi, difusi berfasilitasi dan osmosis. Difusi yaitu transportasi zat dari larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) ke larutan konsentrasi rendah (hipotonis). Difusi berfasilitasi yaitu proses difusi dengan bantuan protein pembawa untuk memindahkan zat dari satu sisi membran ke membran lain. Sedangkan osmosis yaitu proses perpindahan air dari daerah yang berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke daerah yang berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membran semipermiabel.
Osmosis merupakan fenomena yang penting di dalam system biologis karena kebanyakan membran biologis bersifat semi-permiabel. Membran semipermiabel adalah selaput pemisah yang hanya bisa ditembus oleh air dan zat tertentu yang larut di dalamnya. Secara umum, membrane tersebut permiabel terhadap air dan zat-zat kecil dan tidak bermuatan. Misalnya molekul air dapat bergerak melewati dinding sel. Osmosis memberikan cara yang mudah bagi transport air keluar atau masuk sel. Proses osmosis akan berhenti ketika kedua larutan mempunyai konsentrasi yang sama atau disebut isotonik.
C.    Alat dan Bahan :
·         Cangkang telur
·         Gelas plastik
·         Larutan gula dan larutan garam
·         Air
D.  Langkah Kerja
1.      Pecahkan salah satu ujung cangkang telur kemudian keluarkan semua isinya
2.      Isikan cangkang telur dengan larutan garam hingga setengah volume
3.      Tempatkang cangkang telur dan isinya dalam gelasberisi air. Biarkan selama 2 jam, amati apa yang terjadi.
Gambar Pembuktian Osmosis              
E.  Tabel Hasil Pengamatan
No
Gelas
Komposisi
Tinggi cangkang
Tinggi gelas
Cangkang
Gelas
Awal
2 jam
Awal
2 jam
1
Gelas A
Larutan garam
Air
2,5 cm
2,4 cm
3 cm
3,2 cm
2
Gelas B
Larutan gula
Air
2,5 cm
2,4 cm
3 cm
3,1cm
3
Gelas C
Air
Larutan garam
2,5 cm
2,8 cm
3 cm
2,7 cm
4
Gelas D
Air
Larutan gula
2,5 cm
2,7cm
3 cm
2,5cm
5
Gelas E
Larutan garam konsentrasi 1
larutan garam konsentrasi 2
2,5 cm
2,7 cm
3 cm
2,7 cm
6
Gelas F
Larutan garam konsentrasi 2
Larutan garam konsentrasi 1
2,5 cm
2,2 cm
3 cm
3,2 cm
7
Gelas G
Larutan gula konsentrasi 1
Larutan gula konsentrasi 2
2,5 cm
2,6 cm
3 cm
2,8 cm
8
Gelas H
Larutan gula konsentrasi 2
Larutan gula konsentrasi 1
2,5 cm
2,4 cm
3 cm
3,1 cm

F.   Pembahasan
Istamar Syamsuri, dkk mengungkapkan “Osmosis adalah perpindahan ion atau moloekul air (pelarut) dari kerapatan rendah ke kerapatan tinggi dengan melewati suatu membrane.” Hal ini berarti ada ion dan zat yang dapat melewati membrane maupun ada yang tidak bisa melewati membrane. Zat yang dapat melewati membrane sel adalah zat yang tidak bermuatan molekul-molekul asam amino, asam lemak, gliserol, gula sederhana dan air. Zat yang tidak dapat melewati membrane sel seperi zat gula (pati,polisakarida), protein dan zat yang mudah larut dalam pelarut organic.
Dalam percobaan yang telah dilakukan menunjukkan perpindahan air ke larutan gula maupun garam. Pada gelas A, larutan garam yang ada dalam cangkang naik, sedangkan air yang berada dalam gelas turun. Pada gelas B larutan gula yang ada dalam cangkang naik, sedangkan air yang berada dalam gelas turun. Pada gelas C larutan garam dalam gelas naik, sedangkan air dalam cangkang menurun. Pada gelas D larutan gula dalam cangkang naik, sedangkan air dalam gelas turun. Pada gelas E larutan garam dengan konsentrasi 2 dalam gelas naik, sedangkan larutan garam dengan konsentrasi 1 dalam cangkang turun. Pada gelas F larutan garam dengan konsentrasi 2 dalam cangkang naik, sedangkan larutan garam dengan konsentrasi 1 dalam gelas turun. Pada gelas G larutan gula dengan konsentrasi 2  dalam gelas naik, sedangkan larutan gula dengan konsentrasi 1 dalam cangkang turun. Pada gelas H larutan garam dengan konsentrasi 2 dalam cangkang naik, sedangkan larutan garam dengan konsentrasi 1 dalam gelas turun.
Dari semua percobaan tidak ada larutan yang mempunyai konsentrasi yang sama {di dalam cangkang dan diluar cangkang (gelas)}. Jika terdapat dua larutan yang tidak sama konsentrasinya, maka molekul air melewati membran sampai kedua larutan seimbang (isotonik). Dalam proses osmosis, pada larutan hipertonik, sebagian besar molekul air terikat (tertarik) ke molekul gula dan garam (terlarut), sehingga hanya sedikit molekul air yang bebas dan bisa melewati membran.
Proses osmosis juga terjadi pada sel hidup di alam. Perubahan bentuk sel terjadi jika terdapat pada larutan yang berbeda. Sel yang terletak pada larutan isotonik, maka volumenya akan konstan. Dalam hal ini, sel akan mendapat dan kehilangan air yang sama. Jika sel terdapat pada larutan yang hipotonik, maka sel tersebut akan mendapatkan banyak air, sehingga bisa menyebabkan lisis (pada sel hewan), atau turgiditas tinggi (pada sel tumbuhan). Sebaliknya, jika sel berada pada larutan hipertonik, maka sel banyak kehilangan molekul air, sehingga sel menjadi kecil dan dapat menyebabkan kematian.

G. Kesimpulan
Dari pembahasan, dapat ditarik kesimpulan bahwasannya larutan yang mempunyai konsentrasi lebih tinggi akan naik. Hal ini berarti bahwa pada osmosis terjadi dari konsentrasi yang lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi.

H.  Jawaban Pertanyaan :
1.      Apa yang terjadi jika larutan garam diganti dengan larutan gula?
Jawab : larutan gula dalam cangkang telur tetap mengalami kenaikan.
2.      Apa yang terjadi jika isi cangkang telur diganti dengan air, sedangkan isi gelas diganti dengan air garam atau air gula?
Jawab : isi cangkang telur sama-sama berkurang sedangkan gelas yang berisi larutan garam dan larutan gula sama-sama naik.
3.      Bagaimana menurut pendapatmu jika yang dimasukkan dalam cangkang telur dan gelas diisi dengan larutan garam dengan konsentrasi yang berbeda?
Jawab : larutan yang naik adalah larutan yang mempunyai konsentrasi garam lebih tinggi.
4.      Bagaimana menurut pendapatmu jika yang dimasukkan dalam cangkang telur dan gelas diisi dengan larutan gula dengan konsentrasi yang berbeda?
Jawab : larutan yang naik adalah larutan yang mempunyai konsentrasi gula lebih tinggi.

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

popa