Search This Blog

Loading...

Thursday, February 9, 2012

Tekanan darah Manusia


Laporan Praktikum Tekanan darah Manusia

I.                   Tujuan
1.       Mengetahui kerja jantung
2.       Mengukur tekanan darah
II.                Landasan Teori

III.             Alat dan Bahan
1.      Sphygmomanometer
2.      Stetoskop
3.      Jam tangan
IV.             Cara Kerja
1.      Hitung denyut nadi setiap menit untuk tangan kanan dan kiri setelah posisi duduk, berdiri, dan beraktivitas (lari ditempat).
2.      Ukurlah tekanan darah dengan sphygmomanometer dengan posisi terlentang untuk systole dan diastole.
3.      Manset diletakkan di lengan atas.
4.      Bel stetoskop diletakkan di atas arteri brakialis (tengah lengan).
5.      Tekanan kemudian dinaikkan dengan memompa kantong karet dalam manset untuk menghentikan aliran darah dari arteri.
6.      Tekaan kemudian dilepaskan perlahan-lahan dan bunyi menutupnya katup jantung dapat didengar. Bunyi tersebut berhubungan dengan tekanan dalam darah.
7.      Tekanan darah diukur
a.       Pada titik tertingginya sebagai tekanan sistolik, berupa bunyi tetratur pertama yang didengar.
b.      Pada titik terendahnya sebagai tekanan diastolic, berupa bunyi terakhir yang didengar.
Catatan: pada stetoskop terdapat alat pendengar (ditempelkan di telinga) dan diagfragma sebelum dan setelah digunakan harus dibersihkan dengan alkohol untuk mencegah penularan penyakit.
V.                Hasil Penelitian
1.      Menghitung denyut nadi
No
Posisi
Tangan
kanan
Kiri
 1
Duduk
74
76
2
Berdiri
98
98
3
Setelah aktivitas
93
95
2.      Menghitung tekanan darah
No
Posisi dan jenis kelamin
Systole
Diastole
Laki-laki
1
Duduk
105
60
2
Setelah aktivitas
115
65
Perempuan
1
Duduk
120
80
2
Setelah aktivitas
130
85

VI.             Pembahasan
Pada saat menghitung denyut jantung menggunakan stetoskop, dan saat menghitung tekanan darah menggunakan  Sphygmomanometer. tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung, dan disebut tekanan sistole. Tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastole. Saat yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah saat Anda istirahat dan dalam keadaan duduk atau berbaring.

VII.          Kesimpulan
Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara alami. Bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling tinggi di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam hari.

Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment