Search This Blog

Loading...

Monday, January 2, 2012

RESPIRASI ANAEROB


LAPORAN RESPIRASI ANAEROB

I.          Tujuan
Membuktikan hasil respirasi anaerob.
II.          Landasan Teori
Respirasi anaerob merupakan salah satu proses katabolisme yang tidak menggunakan oksigen bebas sebagaipenerima atom hidrogen( H ) terakhir, tetapi menggunakan senyawa tertentu ( seperti : etanol, asamlaktat ) .
Asam piruvat yang dihasilkan pada tahapan glikolisis dapat dimetabolisasi menjadi senyawa yang berbeda ( ada/ tersedianya oksigen atau tidak ) .
Pada kondisi aerobik( tersediaoksigen ) system enzim mitokondria mampu mengkatalisis oksidasi asam piruvat menjadi H2O dan CO2 serta menghasilkan energy dalam bentuk ATP ( Adenosin Tri Phosphat ).
Pada kondisi anaerobik( tidak tersedia oksigen ), suatu sel akan dapat mengubah asam piruvat menjadi CO2 dan etil alcohol serta membebaskan energi ( ATP ). Atau oksidasi asam piruvat dalam sel otot menjadi CO2 dan asam laktat serta membebaskan energi( ATP ).
Bentuk proses reaksi yang terakhir disebut, lazim dinamakan fermentasi. Proses ini juga melibatkan enzim-enzim yang terdapat di dalam sitoplasma sel.
III.          Alat dan Bahan


1.      Larutan gula
2.      Ragi roti (gist/termipan)
3.      Thermometer
4.      Tabung reaksi besar atau botol
5.      Tutup gabus
6.      Larutan Ca(OH)2 atau enjet
7.      Selang plastik


IV.          Cara Kerja
1.      Maskan larutan gula dan gist ke dalam salah satu tabung atau botol
2.      Tutuplah tabung reaksi atau botol tersebut menggunakan tutup yang sudah dipasangi thermometer dan sealng plastik. Agar tertutup rapat berilah berilah plastisin pada tempat yang berlubang
3.      Masukan larutan Ca(OH)2 pada tabung reaksi atau botol kedua dan tutuplah dengan menggunakan tutu
4.      Catat suhu awal pada thermometer. Amati percobaan tersebut kurang lebih 30 menit
5.      Catat perubahan suhu pada thermometer, perubahan larutan Ca(OH)2 dan bau adonan antara gula dan gist.
V.          Hasil Pengamatan
Bahan baku
Suhu
Bau adonan
Warna Ca(OH)2
Awal
Akhir
Awal
Akhir
Awal
Akhir
Larutan Gula + Gist
320
350
Tape
Tape + alkohol (lebih menyengat)
Keruh
Agak keruh
VI.          Pembahasan
Pada percobaan ini terdapat makhluk hidup yang ada pada gist (fermipan) yaitu kamir.Makhluk hidup ini mengambil oksigen dari gula (C­­­212O6) jadi tidak mengambil oksigen bebas dan sisa-sisa udara dalam tabung.
            Dapat dilihat dari table pengamatan suhu awal larutan gula dan gist adalah 280C dan suhu akhirnya 300 C. Kenaikkan suhu ini menandakan adanya respirasi anaerob. Bau adonan larutan gula + gist pada awalnya berbau seperti tape dan pada akhirnya dan pada akhirnya setelah 30 menit berbau tape, ada bau-bau alkohol yang menyengat. Perubahan bau ini juga membuktikan adanya pernafasan anaerob pada gist (fermipan). Kemudian warna larutan Ca (OH)2 , pada awalnya agak keruh, kemudian setelah 30 menit menjadi keruh. Hal ini dikarenakan respirasi yang menghasilkan CO2 menyebabkan air manjadi keruh.
VII.          Kesimpulan
Respirasi anaerob bukanlah respirasi yang sama sekali tidak memerlukan oksigen, namun makhluk hidup mendapatkan oksigen dari sisa-sisa udara

Artikel Terkait

2 comments:

  1. Thanks for sharing :)
    materinya sangat membantu..

    visit my page : http://erisoncs.student.ipb.ac.id

    ReplyDelete